Ustadz Abdul Somad Ditolak Satu Kampus, Allah Ganti Dua Kampus

UTAMA
Jakarta, hajinews.com— “Kita harus berterus terang, UGM tidak menyukai UAS.”  Kalimat itu disampaikan Ketua Takmir Masjid UGM, Drs Mashuri Maschab. Ia menilai, penolakan Ustaz Abdul Somad (UAS) hanya alasan menutupi ketidaksukaan UGM.  Ia mengatakan di kediamannya, Sleman, Rabu (9/10).
Seperti diketahui sebelumnya, pihak Rektorat Universitas Gadjah Mada (UGM) menolak kedatangan Ustadz Abdul Somad (UAS).
Namun Meski ditolak UGM, UAS justru kemudian diterima dan diundang di dua kampus lain di Yogyakkarta yakni Universitas Islam Indonesia (UII dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
UAS bisa memberikan kajian di Aula Masjid Kampus Terpadu ‘Ulil Albab’ Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.  Disana, UAS memberikan ceramah selama dua jam dari pukul 13.00-15.000 WIB.
Acara Kajian itu dihadiri ribuan orang.
“Alhamdulillah acara kajian atau seminar bertajuk Islam dan Ilmu Pengetahuan berlangsung sukses. Sekitar 7.000 orang hadir dalam acara tersebut.
Ketika disiarkan melalui livestreaming, acara tersebut juga  disaksikan sekitar 15.000 viewer. Luar biasa. Alhamdulillah,’’ kata Rektor UII, Fathul Wahid, Sabtu (12/10).
Tidak hanya mengisi acara di UII, UAS juga mengisi pengajian pagi pada Ahad (13/10) di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.
Takmir Masjid UAD mengaku tidak terganggu dengan kabar ditolaknya UAS di UGM.
“Insya Allah tidak ada halangan, sudah menyurati ke Polsek Banguntapan dan sudah menyampaikan informasi tabligh akbar bersama Ustadz Abdul Somad,” ujar Ahawinarto, takmir Masjid UAD, Rabu (9/10).
Dalam kajian di UII, UAS menyentil soal penolakan dirinya.
“Seolah-olah Allah menghibur saya. Kalau satu tak mau, dua saya kasih,” seloroh UAS yang kemudian disambut riuh jamaah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *